Sejarah

Resensi Buku: Gayatri Rajapatni Perempuan dibalik Kejayaan Majapahit

Administrator | Minggu, 15 April 2012 - 03:11:22 WIB | dibaca: 295 pembaca

Judul                 : Gayatri Rajapatni Perempuan Di Balik Kejayaan Majapahit.
Penulis              : Earl Drake.
Penerbit             : Ombak
Tebal                :  189 hal.

Berawal dari ketertarikannya mempelajari sejarah dimana dia di bekerja, Earl Drake mantan Dubes Kanada untuk Indonesia mempelajari berbagai periode sejarah di Indonesia. Dari sekian periode sejarah di Indonesia, ia tertarik akan masa Majapahit, masa dimana periode tumbuhnya warisan abadi  dalam bidang musik, seni tari, kesustraan, kesenian, arsitektur,  pemerintahan dan hukum.

Keterarikannya pada sejarah Majapahit membuat Earl Drake mendalami sejarah Majapahit dan dari sinilah ia yang pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Bank Dunia di Washington menyuguhkan pendapat dan gagasan baru tentang sejarah wanita dijaman itu. Dalam bukunya yang berjudul “Gayatri Rajapatni Perempuan Di Balik Kejayaan Majapahit,” Earl Drake mengupas bagaimana peranan Gayatri di balik kejayaan Majapahit.

Gayatri yang merupakan putri dari Kertanagara dan Istri dari Raden Wijaya merupakan ibu dari Tribuana Tunggadewi, seorang ratu perempuan di Majapahit yang begitu masyhur. Dibesarkan di kalangan istana tidaklah membuat seorang Gayatri tumbuh menjadi gadis yang manja akan tetapi justru dia menjadi gadis yang juga pandai dalam tata pemerintahan. Pendidikan tentang 
kewanitaan dan ilmu pemerintahan dia dapatkan dari dalam istana.

Kecerdasan dan kematangan Gayatri sebagai seorang putri raja semakin terlihat ketika dia menjadi istri dari Raden Wijaya yang merupakan pendiri Imperium Majapahit. Gayatri yang terilhami oleh sosok besar sang ayah dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip yang dia pegang mampu mendorong para laki-laki yang berkuasa saat itu untuk mewujudkan visi –visi relegius dan politik sang ayah  untuk menyatukan pulau-pulau nusantara menjadi satu di bawah naungan bendera Majapahit.

Kepribadian Gayatri yang cerdas dan penuh kasih sayang mampu mendidik anak cucunya menjadi raja yang besar dalam imperium Majapahit , bahkan Gajah Mada pun disebut-sebut sebagai anak didik dari Gayatri. Berdasarkan sumber-sumber sejarah mulai dari dokumen kuno, puisi-puisi epic, tembang-tembang Balada, prasasti dan kajian modern, sang penulis mengubah fakta sejarah menjadi naratif tentang Gayatri yang dibumbuhi dengan imajinasi sehingga terciptalah buku Gayatri Rajapatni ini dalam bentuk Novel Sejarah yang dilengkapi dengan dokumen dan keterangan tempat sumber sumber kesusastraan klasik. Hal ini sengaja dicantumkan oleh penulis dengan tujuan bahwa sumber-sumber kunonya bisa di akses oleh masyarakat awam yang selama ini kurang mengetahui keberadaan dan isi dari sumber-sumber kuno tersebut. (lut/pim)
 
 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)