Ekonomi

PW Lakpesdam Jatim, The World Bank, Adakan Diklat Pengelolaan Kripik Buah

Administrator | Sabtu, 20 Oktober 2012 - 19:40:16 WIB | dibaca: 205 pembaca

PW Lakpesdam Jatim, The World Bank, Adakan Diklat Pengelolaan Kripik Buah

Reporter : Mochamad Imron

Lumajang,pedomannusantara.com- Pengurus wilayah Lembaga Kajian pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Jawa Timur bekerjasama dengan The World Bank serta PNPM Peduli menggelar Diklat pemantapan Produk Komunitas (Pengelolaan kripik buah, pengemasan dan pemasaran) di Kantor Ranting NU Kec. Randuangung, 20 Oktober 2012.

Pantauan pedomannusantara.com, diklat yang digelar selama 2 hari mulai tanggal 20 sampai dengan 21 Oktober 2012 diikuti sekitar 26 orang dari 4 kelompok Usaha Kecil Menengah Masyarakat Kecamatan Randuagung. Dalam hal ini peserta pelatihan diberi bimbingan teknis cara memproses bahan mentah buah dijadikan kripik melalui metode Vacum creaning. selain itu, peserta diberi bimbingan cara pengemasan kripik serta memasarkan makanan ringan kepada Konsumen.

Koordinator diklat dari PW Lakpesdam Jatim, Yeni Lutfiana mengatakan, Diklat ini difokuskan kepada kelompok masyarakat pedesaan. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan serta akses perempuan di masyarakat. " Diklat ini ditujukan untuk pengembangan kapasitas produksi kripik pisang, ini merupakan pelatihan yang ke 4, dalam diklat pertama para peserta diklat sudah membuat makanan basah dai bahan buah pisang, membuat abon," katanya.

Yeni berharap, dari kegiatan kali ini para peserta bisa mengembangkan produksi lokal. " Kalau mereka ingin sejahtera tidak perlu mengambil dari luar, tetapi yang ada itu dimanfaatkan karena itu menjadi potensi yang membuat mereka berkembang," tambahnya. Namun, Kendala dari masyarakat yaitu listrik di wilayah Randuagung rata-rata dibawah 1200 volt, ini yang membat kendala bagi masyarakat untuk mengoprasikan peralatan Vacum ceraning.

Sementara itu, Peserta Diklat Solehati (39) Ibu Rumah Tangga menyatakan, pihaknya sangat senang mengikuti diklat tersebut karena bisa menambah wawasan serta meningkatkan taraf hidup. " Adanya pelatihan ini saya senang, bisa menambah wawasan, ilmu serta pengalaman, selain itu dari hasil pelatihan selama ini, saya aplikasikan ternyata bisa menambah pemasukan bagi keluarga ," Pungkas Solehati. (ron/red).










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)