Politik & Pemerintah

Bupati Lantik 5 Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa

Mansur hidayat | Kamis, 21 Maret 2013 - 08:48:13 WIB | dibaca: 573 pembaca

Pengambilan sumpah jabatan PJs. Kepala Desa di Pendopo Kabupaten Lumajang, Rabu (20/03/2013)


Masa jabatan ratusan Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Lumajang secara bergantian masa jabatnnya telah habis. Sampai Rabu (20/3/2013) siang, sudah ada 147 Kades dari 198 Kades yang masa bhaktinya habis dan belum melewati masa pergantian. Pasalnya, proses pelaksanaan Pilkades sejak awal telah disepakati untuk diundur sampai selepas pelaksanana Pilkada 29 Mei mendatang.

Menyikapi hal itu, Pemkab Lumajang melalui bagian Pemerintah Desa secara bertahap melakukan pelantikan pejabat Sementara (PJS) untuk menggantikan Kepala Desa yang telah habis masa jabatannya. Seperti yang dilakukan kemarin, dengan melantik Penjabat Sementara 5 Kades di Pendopo Kabupaten Lumajang. Adapun 5 PJS yang dilantik itu menggantikan kepala desa dari Gondoruso Kecamatan Pasirian, Kades Karangsari dan Kades Sumberrejo Kecamatan Sukodono, Kades Sawaran Kulon Kecamatan Kedungjajang, dan kades Mojosari Kecamatan Sumbersuko.

Pelantikan PJS ini dilantik oleh Bupati Dr. H Sjahrajad Masdar, MA dan bersama dengan Wakil Bupati As’at Malik. Usai cara pelatikan tersebut Bupati Lumajang Dr. Sjahrajad Masdar, MA mengucapkan ucapakan terima kasih kepada para Kades yang telah habis msa jabatannya, ats kinerja dan pengabdian mereka kepada desanya.

“Selain itu, saya juga mengucapkan selamat kepada Penjabat Sementara Kades yang menggantikannya dan berharap bisa melanjutkan tugas dan tanggungjawab untuk memajukan masyarakat Desa dengan melaksankan program yang telah ada,” paparnya Bupati Masdar.

Lebih lanjut Bupati Lumajang Sjahrajad Masdar menjelaskan bahwa sudah ada 140 lebih Penjabat Sementara Kades yang telah dilantik. Penjabat Sementara Kades ini, harus memenuhi peraturan-peraturan yang berlaku. “Seluruh Penjabat Sementara Kades harus dekat dengan rakyat, harus sering blusukan ke lingkungan masyarakat agar tahu dengan pasti apa yang menjadi keluhan dan apa yang diperlukan oleh masyarakat,” papar orang nomer satu di Lumajang ini.

Sementara itu, Drs Arif Sukamdi Kepala Bagian Pemerintah Desa ketika ditemui usai acara pelantikan tersebut mengatakan bahwa , sampai saat ini ada 147 Desa yang sudah diproses untuk dilakukan pelantikan Penjabat Sementara Kades karena habis masa tugasnya Kades definitif-nya.

“Namun, kami memerlukan waktu untuk melaksanakan secara bertahap. Untuk sisanya, sesuai dengan skedul akhir masa jabatan dan terus berkelanjutan sesuai dengan masa jabatannya. Jumlah yang dilantik itu itu tiap bulannya tidak sama karena menyesuaikan dengan masa akhir jabatannya yang totalnya mencapai 198 Desa,” kata Drs Arif Sukamdi.

Untuk Penjabat Sementara Kades yang dilantik, setelah dikukuhkan maka akan dilanjutkan dan dilimpahkan kepada Kecamatan guna serah terima jabatan. Sehingga diketahui batas jabatannya. Salah-satu materi serah terima jabatan, menurut Drs Arif Sukamdi, menyangkut serah terima aset Desa atau harta kekayaan Desa.

Hal itu jika nantinya berkaitan dengan adanya kontrak sewa-menyewa Tanah Kas Desa, (TKD), maka akan tindaklanjuti dengan berpedoman Perbup Nomor 11 Tahun 2007. Diharapkan, tidak akan ada masalah meskipun sewaktu-waktu Penjabat Sementara Kades berhenti masa jabatannya dengan potensi polemik masalah pengelolaan TKD yangs elama ini kerap terjadi.

“Karena, hasil dari seluruh pengelolaan sewa-menyewa Tanah Kas Desa itu itu akan masuk kepada Kas Desa sendiri. Prosedur pengelolaannya sudah jelas, yakni ketika seseorang mencapai masa jabatan bulan Maret, misalnya, bulan berikutnya maka Kades yang baru yang menikmati hak pengelolaan Tanah Kas Desanya. Begitu juga seterusnya. Hal ini sesuai regulasi yang ada dan mengatur secara jelas dan tegas agar tidak terjadi polemik dalam pergantian Kades,” pungkas Drs Arif Sukamdi. (lut/pim).










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)